#SaveJanda adalah gerakan sosial berbasis komunitas yang bertujuan untuk mengubah dan mematahkan stigma dan label negatif pada perempuan berstatus janda serta memberikan ruang aman bagi mereka untuk saling berbagi dan menguatkan tanpa takut dikecilkan ataupun dihakimi. Komunitas ini berusaha memberdayakan perempuan, khususnya para janda, dan membantu mereka dari sisi psikososial dan ekonomi.

Angka perceraian yang tinggi di Indonesia, yaitu sekitar 50 perceraian per jam, atau sekitar 300.000 per tahun, berpotensi menimbulkan trauma dan kelumpuhan ekonomi bagi para janda. Oleh karena itu, meski isu yang diangkat dan diperjuangkan #SaveJanda sekilas tampak sederhana, namun isu ini memiliki dampak psikososial dan ekonomi yang serius.

Komunitas #SaveJanda dimulai pada tahun 2016 oleh Mutiara Proehoeman yang kala itu telah belasan tahun berstatus janda. Perlakuan diskriminatif dan juga pelecehan yang kerap dialami Mutiara karena statusnya sebagai janda mendorongnya untuk menginisiasi gerakan ini.

Hingga hari ini, #SaveJanda telah banyak mendampingi para perempuan yang menjadi janda baik karena ditinggal mati suami, maupun karena menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. #SaveJanda berusaha membantu memulihkan kondisi psikososial mereka agar tetap optimis dan percaya diri untuk terus menjalani kehidupan.

Menjadi janda tidaklah mudah, apalagi jika memiliki anak dan mempunyai keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, #SaveJanda berusaha meringankan beban ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan para janda melalui ruang yang bisa menampung dan menyalurkan usaha atau keahlian mereka. Selain itu, #SaveJanda juga seringkali membantu para janda tua yang tidak mampu dengan memberikan donasi.

#SaveJanda kini telah memiliki lebih dari 100 anggota aktif, terdiri dari perempuan berstatus janda, mantan janda, dan sahabat janda. Mantan janda adalah mereka yang sebelumnya berstatus janda namun sudah menikah lagi. Sedangkan sahabat janda adalah mereka, baik perempuan maupun laki-laki, yang memiliki kepedulian dan mendukung perjuangan #SaveJanda.

Donasi Di sini

Donasi Di sini

Powered By

Lihat Campaign dari

#SaveJanda

Lihat