Hak setiap anak Indonesia adalah menerima pengasuhan yang berkualitas, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Kehilangan orang tua tentunya akan memberikan kesedihan mendalam bagi kita. Terlebih, jika kita mengalaminya saat usia anak-anak. Hal inilah yang dialami oleh ratusan anak di Semarang sejak pandemi melanda tanah air. Menurut data dari Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), terdapat 407 anak di Semarang yang telah kehilangan orang tua, dengan 53 anak di antaranya dapat dipastikan yatim piatu.

Demi merespon dampak pandemi terhadap pengasuhan anak-anak Indonesia, SOS Children’s Villages Indonesia berkolaborasi dengan Bantoo.id. Dengan semangat #BersamaUntukAnak, kami–SOS Children’s Villages Indonesia dan Bantoo.id, ingin mengajak untuk bersama-sama mendukung anak-anak yatim piatu di Semarang dengan berdonasi.

Donasi dari anda akan sangat bermanfaat bagi:

  1. Pemenuhan kebutuhan dasar anak, seperti: asupan makanan dan nutrisi, biaya pendidikan, akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas
  2. Penguatan ekonomi keluarga pengasuh anak
  3. Dukungan psikososial untuk memastikan kualitas pengasuhan tetap terjaga baik.
  4. Dukungan psikososial untuk menjaga kondisi emosi anak agar tetap stabil.
    Setiap donasi sebesar Rp 2.500.000 dapat mendukung 1 anak selama 1 bulan.

Bantuan yang dibutuhkan tentunya akan sangat bergantung pada kondisi masing-masing anak. Untuk itu, tim lapangan SOS akan berkunjung ke keluarga tiap anak, untuk memastikan donasi tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan hingga anak tumbuh mandiri.

Donasi di sini

Donasi di sini

Powered By